Pada artikel kali ini saya akan menyampaikan materi berupa TCP/IP dan Subnetting. Berikut penjelasannya.

A.Pendahuluan
- Pengertian
Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP) adalah satu set aturan standar komunikasi data yang digunakan dalam proses transfer data dari satu komputer ke komputer lain di jaringan komputer tanpa melihat perbedaan jenis hardware.
Ip Address adalah alamat yang diberikan ke jaringan dan peralatan jaringan yang menggunakan protokol TCP/IP. IP Address terdiri atas 32 bit angka biner yang dibagi menjadi 4 byte dan masing masing byte terdiri dari 8 bit. Setiap bit mempresentasikan bilangan desimal mulai dari angka 0-255
Subnetting adalah proses memecah suatu IP jaringan ke sub jaringan yang lebih kecil yang disebut “subnet”. Subnetting bertujuan untuk mengefisiensikan alokasi IP Address dalam sebuah jaringan supaya bisa memaksimalkan penggunaan IP Address. Selain itu subnetting juga berfungsi untuk mengatasi masalah perbedaan hardware dan media fisik yang digunakan dalam suatu network, karena Router IP hanya bisa mengintegrasikan berbagai network dengan media fisik yang berbeda jika setiap network memiliki address network. - Latar belakang
Pada era globalisasi ini, pengguna teknologi sangat dibutuhkan oleh setiap orang. Dalam perkembangan teknologi informasi, kini berbagai macam perangkat dapat dihubungkan dengan perangkat lain menggunakan jaringan lokal hingga jaringan internet. Hal tersebut dapat terjadi karena adanya protokol. - Maksud dan Tujuan
b. Mengetahui bagaimana perhitungan subnetting
- Hasil yang didapatkan
a. Dapat mengetahui apa itu TCP/IP dan IP Address
b. Dapat mengetahui bagaimana perhitungan subnetting
>> Komputer/laptop
C. Jangka Waktu Pelaksana Kegiatan
>> 30 Menit
D. Uraian Kegiatan
Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP) adalah satu set aturan standar komunikasi data yang digunakan dalam proses transfer data dari satu komputer ke komputer lain di jaringan komputer tanpa melihat perbedaan jenis hardware. Protokol TCP/IP dikembangkan dalam riset pertama kali oleh Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA)di Amerika Serikat dan paling banyak digunakan saat ini yang implementasinya dalam bentuk perangkat lunak (software) di sistem operasi.
IP Address adalah sebuah alamat pada komputer agar komputer bisa saling terhubung dengan komputer lain, IP Address terdiri dari 4 blok, setiap blok diisi oleh angka 0-255. IP Address memiliki 2 bagian, yaitu Network ID dan Host ID, contoh 192.168.10.1 secara default Net Idnya adalah 192.168.10 dan Host Idnya adalah 1.
Kelas IP Address
- Kelas A
Pada kelas A 8 bit pertama adalah Net ID, dan 24 bit selanjutnya adalah Host ID. Pada kelas A ini memiliki Net ID dari 0 sampai 127. - Kelas B
Pada kelas B 16 bit pertama adalah Net ID, dan 16 bit selanjutnya adalah Host ID. Pada kelas A ini memiliki Net ID dari 128 sampai 191. - Kelas C
Pada kelas C 24 bit pertama adalah Net ID, dan 8 bit selanjutnya adalah Host ID. Pada kelas A ini memiliki Net ID dari 192 sampai 223. - Kelas D
IP pada kelas D digunakan untuk multicasting, yaitu penggunaa aplikasi secara bersama-sama oleh beberapa komputer, dan IP yang bisa digunakan adalah 224.0.0.0 – 239.255.255.255 - Kelas E
Memiliki range dari 240.0.0.0 – 254.255.255.255, IP ini digunakan untuk eksperimen yang dipersiapkan untuk penggunaan IP Addresss di masa yang akan datang.
Alamat Khusus
Selain address yang dipergunakan untuk pengenal host, ada beberapa jenis address yang digunakan untuk keperluan khusus dan tidak boleh digunakan untuk pengenal host. Address tersebut adalah: - Network Address
Address ini digunakanuntuk mengenali suatu network pada jaringan internet. Address ini didapat dengan seluruh bit host menjadi 0. Misalkan untuk host dengan IP Address kelas B 167.205.9.35. Tanpa memakai subnet, network address dari host ini adalah 167.205.0.0. Tujuannya adalah untuk menyederhanakan informasi routing pada internet. Router cukup melihat network address (167.205) untuk menentukan kemana paket tersebut harus dikirimkan. - Broadcast Address
Address ini digunakan untuk mengirim/menerima informasi yang harus diketahui oleh seluruh host yang ada pada suatu network. Address broadcast diperoleh dengan membuat seluruh bit host pada IP Address menjadi 1. Jadi, untuk host dengan IP address 167.205.9.35 atau 167.205.240.2, broadcast addressnya adalah 167.205.255.255. Jenis informasi yang dibroadcast biasanya adalah 167.205.255.255. - Loopback Address
Alamat dengan NetID 127 adalah alamat khusus yang digunakan sebagai loopback address. Alamat ini digunakan untuk menguji perangkat lunak pada komputer atau host.
SUBNETTING
Subnetting merupakan teknik membagi jaringan (network) menjadi beberapa sub jaringan (sub network) dengan jumlah anggota/host yang lebih kecil, karena dibagi ke dalam sub jaringan maka jumlah anggota (host)/range IP Address menjadi lebih sedikit. Teknik subnetting bisa dilakukan pada IP kelas A, B, dan C.Tujuan Subnetting
- Mengurangi trafic broadcast
- Penggunaan IP lebih efisien
- Memudahkan dalam administrasi/pengelolaan
- Subnetting pada IP Address class C
Analisa: 192.168.1.10/26 berarti
11111111.11111111.1111111.11000000 (255.255.255.192)
Perhitungan:
- Jumlah Subnet= 2x,dimana x adalah banyaknya angka binari 1 pada oktet terakhir subnetmask (2 oktet terakhir untuk kelas B, dan 3 oktet terakhir untuk kelas A). Jadi jumlah subnet adalah 22=4 subnet
- Jumlah Host per Subnet= 2y-2, dimana y adalah kebalikan dari x yaitu banyaknya angka binari 0 pada oktet terakhir subnet. Jadi jumlah host per subnet adalah 26-2 = 62 host.
- Bagaimana dengan alamat host dan broadcast yang valid?
Analisa: 172.16.0.0/18 berarti
11111111.11111111.11000000.00000000 (255.255.192.0)
Perhitungan:
- Jumlah Subnet= 2x, dimana x adalah banyaknya binari 1 pada 2 oktet terakhir. Jadi jumlah subnet adalah 22= 4 subnet
- Jumlah Host per Subnet= 2y-2, dimana y adalah kebalikan dari x yaitu banyaknya binari 0 pada dua oktet terakhir. Jadi jumlah host per subnet adalah 214 -2= 16.382 host
- Alamat host dan broadcast yang valid?
- Subnetting pada IP Address class A
11111111.11111111.00000000.00000000 (255.255.0.0)
Perhitungan:
- Jumlah Subnet= 28 = 256 subnet
- Jumlah Host per Subnet = 216 -2= 65534 host
- Alamat host dan broadcast yang valid?
F. Referensi dan Daftar Pustaka
- http://ramita94.blogspot.co.id/2013/04/pengertian-subnetting.html
- http://alfian182.blogspot.co.id/2013/02/pengertian-ip-address-subnetting-dan.html
- http://indah24.blogspot.co.id/2009/04/pengertian-tcpip_06.html
- http://makalahjaringandasar.blogspot.co.id/ http://baiqaneta.blogspot.co.id/2013/06/makalah-tentang-ip-address.html
Wassalamualaikum Wr Wb.