Konfigurasi Bridge pada Mikrotik

Assalamualaikum Wr. Wb
   Pada kali ini saya ini menyampaikan materi berupa konfigurasi bridge pada MikroTik.

A. Pendahuluan
1. Pengertian
    Bridge merupakan salah satu fitur dari Mikrotik Router yang menggabungkan 2 atau lebih interface yang bertipe ethernet, atau sejenisnya, seolah-olah berada dalam 1 segmen network yang sama. Proses penggabungan ini terjadi pada layer data link. Mengaktifkan bridge pada 2 buah interface akan menonaktifkan fungsi routing di antara kedua interface tersebut. Mengemulasi mode switch secara software pada dua atau lebih interface.

2. Latar Belakang
    Bridge dapat menghubungkan 2 atau lebih interface seolah olah berada dalam 1 segmen network yang sama

3. Maksud dan Tujuan
    Menghubungkan 2 atau lebih perangkat tanpa perangkat client terhubung ke MikroTik

B. Alat dan Bahan
  • 2 Laptop
  • 3 Kabel UTP
  • MikroTik
  • Koneksi Internet
  • Switch
C. Jangka Waktu Pelaksana Kegiatan
    5 - 10 menit

D. Uraian Kegiatan

1. Buka Winbox kemudian pilih menu Bridge >> + >> Apply OK
    
 
2. Beralih ke menu Ports >> + >> buat 3 segmen untuk ether1, ether2, dan ether3


     
3. Setelah itu setting Dhcp Client. Pilih pada menu IP >> Dhcp client >> + >> arahkan ke bridge1

   

 4. Setting Dhcp Server. Pilih menu IP >> Dhcp server >> dhcp setup >> arahkan ke bridge 1 >> apply >> OK





5. Setting DNS. Pilih pada menu IP >> DNS >> ceklis pada Allow Remote Requests >> Apply OK

 

 6. Setting Firewall. Pilih pada menu IP >> Firewall >> NAT >> +


Chain: srcnat
Out. Interface arahkan ke bridge1

 
7. Ping ke 8.8.8.8 dan google.com

 

8. Setelah itu coba ping ke terminal laptop.

 

 Sekian yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat ^-^

Wassalamualaikum Wr. Wb

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »