Pengenalan PPP (Point-to-Point Protokol)

Assalamualaikum Wr. Wb

Pada kesempatan kali ini, saya akan menyampaikan materi mengenai Point-to-Point Protokol.



A. Pendahuluan
1. Pengertian
    Point-to-Point Protocol (PPP) adalah sebuah protokol datalink protokol yang umum digunakan dalam membangun hubungan langsung antara dua node jaringan.

2. Latar Belakang
    Ingin mengeksplore fitur di Mikrotik

3. Maksud dan Tujuan
    Mengetahui tentang fitur di Point to Point Protokol,

B. Alat dan Bahan
  • Laptop
C. Jangka Waktu Pelaksana Kegiatan
    20 menit

D. Uraian Kegiatan

     Point-toPoint Protocol adalah sebuah protokol enkapsulasi paket jaringan yang banyak digunakan pada wide area network (WAN). Protokol ini merupakan standar industri yang berjalan pada lapisan data-link (layer 2)  dan dikembangkan pada awal tahun 1990-an sebagai respons terhadap masalah-masalah yang terjadi pada protokol Serial Line Internet Protocol (SLIP), yang hanya mendukung pengalamatan IP statis kepada para kliennya. Dibandingkan dengan pendahulunya (SLIP), PPP jauh lebih baik, mengingat kerja protokol ini lebih cepat, menawarkan koreksi kesalahan, dan negosiasi sesi secara dinamis tanpa adanya intervensi dari pengguna. Selain itu, protokol ini juga mendukung banyak protokol-protokol jaringan secara simultan.

Komponen pada PPP
PP menyediakan metode untuk transmisi datagram lebih link point-to-point serial. PPP terdiri dari tiga komponen utama:
  • Sebuah metode untuk encapsulating datagrams atas link serial.
  • PPP menggunakan Tingkat Tinggi Data Link Control (HDLC) protokol sebagai dasar untuk encapsulating datagrams lebih link point-to-point.
  • Sebuah LCP extensible untuk membangun, mengkonfigurasi, dan menguji koneksi data link.
  • Sebuah keluarga NCPs untuk menetapkan dan mengkonfigurasi protokol jaringan lapisan yang berbeda.
  • PPP protocol beroperasi melalui koneksi interface piranti Data Communication Equipment (DCE) dan piranti Data Terminal Equipment (DTE).
  • PPP protocol dapat beroperasi pada kedua modus synchronous (dial-up) ataupun asynchronous dan ISDN.
  • Tidak ada batas transmission rate
  • Keseimbangan load melalui multi-link
  • LCP dipertukarkan saat link dibangun untuk mengetest jalur dan setuju karenanya
  • PPP protocol mendukung berbagai macam protocol layer diatasnya seperti IP; IPX; AppleTalk dan sebagainya.
  • PPP protocol mendukung authentication kedua jenis clear text PAP (Password Authentication Protocol) dan enkripsi CHAP (Chalange Handshake Authentication Protocol)
  • NCP meng-encapsulate protocol layer Network dan mengandung suatu field yang mengindikasikan protocol layer atas
Sekian yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat ^-^

Wassalamualaikum Wr. Wb

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »