Assalamualaikum Wr. Wb
Tahapan DHCP
DORA
Discovery =>
dilakukan oleh host yang mencari servernya. Berisikan mac address
pengirim
Offer => belum
memberikan layanan tapi memberitahu ada dhcp server kepada host
client yang membutuhkan layanan.
Request=> host
meminta layanan dhcp, meminta parameter apa saja yang diberikan.
Acknowledge=>
Request yang diterima, IP yang diberikan kemudian dipindahkan ke
layer 3
Parameter yang
diberikan
IP dan Subnetmask (yang lain optional)
Sebelum menerapkan
dhcp setup, ada beberapa hal yang diperhatikan
IP di interface yang
akan diberikan kepada DHCP
Karena IP akan
menjadi sumber pembentukan IP Pool, gateway, DNS, IP Network
Syarat bridge
-
Interface yang di bridge seharusnya tidak ada IP
- Mode interface harus mendukung bridging station bridge apabila AP
adalah mikrotik. Bila AP non mikrotik, mode station pseudobridge /
station pseudobridge clone. Bila mode ap bridge, pada bridge mode
harus enable,
Routing berjalan di layer 3 yang berguna menentukan jalur terbaik
menurut admin atau routing protocol dan meneruskan paket dari satu
nekwork ke network yang lain berdasarkan destination address.
Lease time, waktu
yang diberikan untuk masing masing host untuk menggunakan IP di dhcp.
Bila tidak digunakan, IP akan diberikan ke IP range agar bisa
digunakan oleh client yang lain.
Distance
- Memberikan prioritas
yang berbeda apa bila destination IP yang sama
- Memberikan prioritas
alamat sebagai jalur utama dan cadangan, yang tinggi
prioritasnya, yang paling kecil distancenya mendekati 0
Komponen utama proses routing
- Routing information base (control plan)
-
Forwarding table (data plan)
Cache entry
Check gateway=> dipakai bila menerapkan skenario fail over. Beberapa gateway yang terhubung untuk destination yang sama. 1 sebagai jalan utama, lainnya menjadi cadangan
Cara kerja, setiap 10 deting router mengirimkan arp/icmp pada router. Bila 2 kali gagal, maka menjadi unreachable
Wassalamualaikum Wr. Wb