Hak akses pada linux

Assalamualaikum Wr. Wb
     Pada kesempatan kali ini, saya akan menyampaikan artikel mengenai Hak Akses Pada Linux. Berikut penjelasannya:

A. Pendahuluan
1. Pengertian

     Hak akses (file permission) adalah hak yang diberikan kepada user untuk membaca, menulis, dan mengeksekusi sebuah file. File permission pada sistem operasi linux dipisahkan menjadi 3 yaitu user, group, dan other.

2. Latar belakang.
     Linux merupakan sistem operasi yang memperhatikan aspek keamanan data. Aspek keamanan inilah yang membuat linux mampu menjadi sistem operasi jaringan yang paling banyak dipakai. Salah satu aspek keamanan sistem operasi ini adalah pada masalah pengaturan akses file. Pengaturan keamanan tersebut diimplementasikan Linux ke dalam 3 kategori pengguna.

3. Maksud dan Tujuan
  • Mengetahui hak akses pada linux
  • Mengetahui fungsi chmod
4. Hasil yang didapatkan
  • Mampu mengetahui dan memahami hak akses pada linux
  • Mampu mengetahui dan memahami fungsi chmod
B. Alat dan Bahan
  • 1 PC/komputer dengan sistem operasi linux
C. Jangka Waktu Pelaksana Kegiatan
  • 1 jam
D. Uraian Kegiatan

     Setiap file di sistem Linux readers, termasuk direktori (folder), dimiliki oleh pengguna dan grup tertentu. Oleh karena itu, hak akses file didefinisikan secara terpisah untuk User, Group, dan others

User: 
username orang yang memliki file. Secara default, pengguna yang menciptakan file tersebut akan menjadi pemilik dari file tersebut.
yang masuk ke dlaam kelompok mempunyai hak akses yang sama untuk file tersebut.

Others: Pengguna yang bukan pemilik file tidak masuk ke dalam kelompok

Grup: Grup User yang memiliki file tersebut. Semua pengguna yang sama. Dengan kata lain jika readers menetapkan izin untuk ‘others’ maka orang yang tidak memiliki file atau grup inilah yang akan terkena pengaruhnya.

HAK AKSES

Ada tiga jenis hak akses di Linux, yaitu Read, Write, Execute.

Read: Pada file biasa, ini berarti file dapat dibuka dan dibaca. Jika pada sebuah direktori, berarti readers bisa melihat isi direktori tersebut.

Write: Pada file biasa. Ini berarti file dapat dimodifikasi (menambah, mengubah, mengapus, mengubah nama file dalam direktori)

Execute: Pada file biasa, ini berarti readers bisa menjalankan file sebagai program atau shell script. Pada sebuah direktori, execute (atau biasa disebut ‘search bit’) memungkinkan readers untuk mengakses file dalam direktori misalnya: dengan perintah cd.

Chmod: salah satu perintah pada linux yang berfungsi untuk mengurangi atau memberikan izin (hak akses) pada suatu file atau direktori dan User serta group.

Pada dasarnya struktur dari chmod seperti diatas, kolom pertama untuk user, kolom kedua untuk group, dan kolom ketiga untuk others.
Mengubah permission dapat menggunakan kombinasi angka-angka; 4, 2, 1. Dimana 4 untuk read, 2 untuk write, dan 1 untuk execute.

Penulisan perintah Chmod sebagai berikut:

chmod (kombinasi angka) (nama file)

Terdapat perintah khusus mengenai hak akses pada sistem operasi linux:
ls -l , perintah ini digunakan untuk melihat hak akses

Kali ini saya merubah dengan kombinasi angka 757 yang berarti Group hanya bisa ‘read’ dan ‘execute’ saja

Setelah mengubah hak akses, kemudian ketikkan lagi ls -l untuk melihat perubahan pada hak akses.

E. Kesimpulan
     File Permission dalam linux dipisahkan menjadi 3 yaitu, User, Group, dan Others. Masing masing memiliki hak untuk akses untuk Read, Write, dan Execute. Hak akses dapat dirubah melalui perintah chmod.

F. Referensi dan Daftar Pustaka
     Demikian yang dapat saya sampaikan, semoga dapat bermanfaat.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »