Perintah Dasar Linux


Assalamualaikum Wr.Wb
        Pada artikel kali ini saya akan menjelaskan mengenai perintah dasar Linux. Berikut penjelasaannya.
  1. Pendahuluan
  1. Pengertian
      Linux adalah sistem operasi open source yang gratis untuk disebarluaskan di bawah lisensi GNU.
  2. Latar belakang
       Linux adalah salah satu sistem operasi open source dibawah lisensi GNU(Gnu is Not Unix), General Public Lisense (GPL) sehingga gratis dan kita bisa memperoleh source codenya. Dan itu semua legal di bawah lisensi. Meskipun gratis, lisensi GNU memperbolehkan pihak yang ingin menarik biaya untuk penggandaan maupun pengiriman program. Banyak user merasa kesulitan dengan perintah dasar pada linux karena dianggap asing dan user belum terbiasa memakainya. Maka dari itu, dengan adanya artikel ini saya akan memberikan sedikit informasi mengenai perintah dasar yang ada di Linux.
  3. Maksud dan Tujuan 
    • Mengetahui berbagai perintah dasar Linux 
     
  1. Hasil yang didapatkan 
    • Mampu mengetahui fungsi dari berbagai perintah dasar Linux 
     
  1. Alat dan Bahan
    • 1 PC / komputer dengan sistem operasi Linux
    •  
  2. Jangka Waktu Pelaksana Kegiatan
    • 1 Jam

  3. Uraian Kegiatan
    Format Instruksi Linux
    Instruksi linux standar mempunyai format sebagai berikut:
    $NamaInstruksi[pilihan][argumen]
    Pilihan adalah option yang dimulai dengan tanda – (minus). Argumen dapat kosong, satu atau beberapa argumen (parameter).
    Contoh:
  • $ls tanpa argumen
  • $ls-l option adalah -l, tanpa argumen
  • $ls/bin tanpa option, argumen adalah /bin
  • $ls/bin/etc/usr ada 3 argumen
  • $ls-l/usr 1 option dan 1 argumen = long list

Perintah Dasar Linux
  1. sudo su : Digunakan untuk login sebagai root/pengguna tertinggi. [sintaks: sudo su]
  2. ls : Melihat isi file dari direktori aktif. [sintaks: ls]
  3. ls -l : Melihat isi file daridirektori aktif beserta file hidden, lalu ditampilkan layar per layar. [sintaks ls -l
  4. cd : Change Directory. Menggunakan cd tanpa nama directori akan menghantarkan anda ke home direktori. Dan cd - akan mengantarkan anda ke direktory sebelumnya. [sintaks: cd nama_direktori]
  5. pwd : Untuk memperlihatkan di direktori mana kita berada. [sintaks: pwd]
  6. cp : Mengcopy suatu file. [sintaks: cp/direktori/file_yang_ingin_dicopy/direktori tujuan.]
  7. mv : Memindahkan dan merubah nama file dan direktori. [sintaks: mv/direktori/file yang ingin dicut/direktori tujuan (cut) , mv/direktori/file yang ingin direname/nama_baru_file (rename)]
  8. rm files : Menghapus file.
  9. mkdir : Membuat direktori baru. [sintaks: mkdir nama_folder]
  10. rmdir : Menghapus direktori yang sudah kosong.[sintaks: rmdir nama_folder]
  11. pico filename : Edit suatu text file.
  12. pico -w filename : Edit suatu text file, dengan menonaktifkan fungsi wrod wrap, sangat berguna untuk mengedit file seperti /etc/fstab.
  13. more : Untuk melihat isi suatu file, dengan tambahan perintah more, maka isi file tersebut ditampilkan layar per layar. [sintaks: more nama_file]
  14. find : Untuk mencari file dalam suatu direktori.
  15. history : Untuk menampilkan command yang pernah digunakan. [sintaks: history]
  16. echo : Untuk menampilkan baris teks. [sintaks: echo "isi pesan" nama_file]
  17. cat : Untuk menampilkan isi file. Biasanya file yang ditampilkan dengan perintah ini adalah file yang bertype teks.
  18. which : Menampilkan lokasi perintah dasar yang dicari.
  19. tar : Untuk mengextract file yang di kompres dengan menggunakan perintah teks di linux, anda bisa menggunakan perintah ini. File yang bisa diextract dengan menggunakan tar adalah file-file yang berekstensi .tar .gz atau .tar .bz2
  20. unzip : Untuk mengekstrak file yang di kompress yang berekstensi .zip
  1. Kesimpulan
    Didalam OS Linux, terdapat berbagai perintah dasar.
  2. Referensi dan Daftar Pustaka

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »